Nyata Nyata Fakta

6 Kebiasaan Saat Bercinta yang Bisa Tunjukkan Sifat Pria

Kebiasaan pria sebelum, saat atau setelah bercinta bisa menggambarkan sifatnya secara umum. Hal tersebut juga menjadi cara pria untuk mengekspresikan keinginan dan hasrat si dia yang sebenarnya di tempat tidur. Jadi, meskipun si dia tidak mengatakan banyak hal soal harapannya saat bercinta, Anda bisa mengetahuinya dengan mengamati bahasa tubuhnya.

Ini dia enam kebiasaan pria dalam bercinta dan arti di baliknya, seperti dilansir iDiva.

1. Pencipta Mood

Pria yang mau melakukan sedikit usaha untuk menciptakan suasana romantis sebelum bercinta, tahu benar hal-hal apa yang bisa memunculkan gairah seks pasangannya. Dia adalah seorang pria yang sensitif dan Anda bisa mengandalkannya untuk dimanjakan dan memberi kenikmatan saat di tempat tidur. Pria tipe ini biasanya menyukai sesi bercinta yang perlahan dan dengan sentuhan lembut. Tapi jika Anda ingin sesuatu yang lebih 'liar', sepertinya harus Anda yang berinisiatif lebih dahulu.

2. Suka Memijat Punggung

Jika sang suami suka memberikan pijatan punggung pada Anda, berarti dia tipe penikmat visual. Pijatan sensual efektif untuk membuat suasana intim jadi lebih panas dan merupakan pengalaman yang memberikan kenikmatan bagi Anda maupun pasangan. Pria yang suka memijat sebelum bercinta, ingin lebih mengenali tubuh seksi pasangannya dan membuatnya merasa nyaman. Pria pun menginginkan hal yang lebih kurang sama dari wanitanya. Jadi berikanlah dia kenikmatan juga dengan pijatan sensual menggunakan minyak aroma.

3. Tidur Menelungkup

Coba perhatikan posisi tidur suami setelah bercinta. Jika dia tidur sambil menelungkup, berarti dia pria yang penuh dengan hasrat dan energi, juga fokus dan ambisius. Menutupi tempat tidur dengan tubuhnya bisa jadi merupakan caranya untuk mengontrol tempat yang ia tiduri. Kecenderungan pria mendominasi tempat tidur bisa menggambarkan kalau dia juga cenderung dominan dalam hubungan asmara.

4. Tidur Meringkuk Sambil Memeluk Bantal

Pria yang tidur dengan posisi lutut yang menekuk ke arah perut cenderung punya perasaan yang rapuh dan sensitif. Dia suka terlibat dalam keintiman yang intens dan kadang tidak segan menunjukkan 'kreativitasnya' dalam bercinta. Sementara gerakan memeluk bantal menunjukkan dia ingin mendapatkan rasa aman dan nyaman dari pasangannya.

5. Memeluk dari Belakang

Saat dalam posisi ini, Anda dan pasangan saling bersentuhan dan menghadap ke arah yang sama. Jika setelah bercinta si dia memeluk Anda dari belakangan sepanjang malam, berarti dia tipe pelindung dalam hubungan asmara dan mencintai keintiman. Si dia orang yang percaya diri tapi sedikit posesif.

6. Melakukan Kontak Mata Saat Bercinta

Jika suami melakukan kontak mata yang intens atau tatapan menggoda sambil tersenyum, berarti dia sangat menikmati sesi bercinta bersama Anda. Dia tidak hanya mementingkan kontak fisik, tapi juga mengharapkan perasaan dan emosi kalian saling terhubung saat bercinta.

Sumber : wolipop

Semua Harus Tahu 17 Mar, 2012


-
Source: http://duniaharustahu.blogspot.com/2012/03/6-kebiasaan-saat-bercinta-yang-bisa.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Fakta Tentang Aktivitas Seksual Remaja

Sebenarnya fakta ini tidak melulu soal remaja berusia di bawah 17 tahun, namun hingga dewasa muda usia di bawah 25 tahun. Jadikan fakta-fakta ini sebagai pengetahuan Anda untuk menjaga diri dan membantu para remaja wanita yang masih minim pengetahuan soal seks.

1. Empat dari sepuluh gadis remaja yang melakukan intercourse pertama di usia 13 atau 14 tahun rata-rata berakhir dengan perasaan tertekan, menyesal atau merasa tidak diinginkan.

2. Kemungkinan untuk hamil jika tidak menggunakan kondom akan lebih tinggi pada remaja daripada kelompok usia lainnya, yaitu sekitar 90%.

3. Hampir 30% dari semua kejadian hamil saat remaja berakhir dengan aborsi.

4. Bayi dari ibu yang masih remaja umumnya memiliki berat badan yang lebih rendah dan memiliki prestasi yang buruk di sekolah. Mereka lebih berisiko mengalami pelecehan dan tidak dihiraukan.

5. Memiliki anak saat masih remaja, di mana semuanya belum siap untuk kehadiran seorang anak akan berisiko mengakibatkan si anak menjadi kriminal 13% lebih besar dari normal pada laki-laki, dan juga mengikuti jejak ibunya untuk hamil di masa remaja sebesar 22% lebih besar dari normal pada gadis remaja.

6. Sebagian besar penyakit menular seksual dan juga infeksi HPV terjadi pada usia 15 hingga 24 tahun, karena pengetahuan yang kurang soal seks dan kebersihan diri.

Seks di usia remaja, penyakit menular seksual hingga aborsi adalah masalah remaja yang terjadi di belahan dunia mana pun. Fakta yang dikutip dari medindia ini kembali mengingatkan bahwa kehidupan seks remaja harus mendapat perhatian lebih dan harus dicari cara yang paling natural untuk membicarakan ini dengan putra-putri remaja Anda.

Sumber : vemale

Semua Harus Tahu 17 Mar, 2012


-
Source: http://duniaharustahu.blogspot.com/2012/03/fakta-tentang-aktivitas-seksual-remaja.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

7 Nilai Lebih Menjadi Perempuan (Dibanding Lelaki)

Bisa saja lelaki membanggakan diri memiliki kekuatan fisik, melakukan push-up 100 kali, atau bisa membaca peta. Namun masih banyak kelebihan lain yang dimiliki perempuan dibanding lelaki.

Tujuh kelebihan perempuan di bawah ini mungkin selama ini tidak pernah terpikirkan, bahkan oleh perempuan sendiri. Pasalnya tidak banyak perempuan yang menyadari bahwa mereka mampu melakukan hal-hal berikut ini.

1. Perempuan lebih mampu bertahan hidup pada kecelakaan

Kabar buruk buat Anda kaum lelaki. Testosteron membuat lelaki sulit bertahan hidup saat mengalami kecelakaan hebat. Penelitian di Johns Hopkins mempelajari lebih dari 48.000 pasien yang pernah mengalami kehilangan banyak darah setelah sebuah kecelakaan, ditemukan bahwa lelaki 14 persen kurang bisa bertahan hidup daripada perempuan.

2. Perempuan lebih bijak berinvestasi

Sebuah penelitian terhadap 35.000 rumah tangga menemukan bahwa lelaki 45 persen mengeluarkan uang lebih banyak dari perempuan dan pengeluaran ini mengurangi pemasukan mereka hampir tiga persen. Perempuan, biasanya mengeluarkan setengahnya.

3. Perempuan lebih bisa tampil menarik

Perempuan cenderung semakin bisa tampil lebih menarik, berbeda dengan lelaki yang cenderung tampil sama. Logikanya, perempuan cantik mungkin lebih bereproduksi. Penelitian di Universitas Helinski menemukan bahwa perempuan atraktif memiliki 16 persen anak lebih banyak daripada yang kurang atraktif. Hal ini tidak sama dengan lelaki.

4. Perempuan lebih banyak menghasilkan uang

Di luar 150 kota terbesar di Amerika, perempuan lajang di bawah usia 30 tahun mendapatkan uang lebih banyak di 147 kota dengan rata-rata delapan persen daripada lelaki. Di Memphis dan Atlanta, perempuan mendapatkan 20 persen uang lebih banyak. Dari enam juta orang Amerika yang kehilangan pekerjaan pada akhir 2007 hingga pertengahan 2009, sekitar 80 persennya adalah lelaki.

5. Perempuan lebih sehat

Perempuan cenderung hidup lebih lama daripada lelaki. Tak hanya itu, perempuan juga lebih sehat. Penelitian dari Universitas Minnesota menemukan bahwa sekitar 20 persen perempuan makan makanan cepat saji sekali seminggu sementara jumlah lelaki yang makan dengan pola yang sama tiga kalinya sendiri. Perempuan juga memiliki sistem kekebalan lebih baik. Dr. Claude Libert dari Universitas Ghent di Belgia meyakini bahwa unsur RNA dari kromosom X yang membantu mencegah sakit dan mengatasi infeksi dan perempuan memiliki dua kromosom ini.

6. Perempuan lebih berpendidikan

Saat ini perempuan mendominasi kampus-kampus. Tercatat 58 persen perempuan lebih banyak berada di college dan dua kali lulus lebih banyak dari lelaki pada usia 22 tahun. Di Harvard, 55 persen dari pelajar perempuan lulus dengan penghargaan, dibanding lulusan lelaki yang hanya mencapai setengahnya.

7. Perempuan mengatasi stres lebih baik

Menurut sains, perempuan mengatasi stres lebih baik. Ini karena lelaki cenderung memiliki pendekatan "Bertarunglah atau lari" sementara perempuan cenderung berperilaku "dekati dan atasi". Perempuan cenderung bisa memproduksi oksitosin saat stres muncul. Sementara lelaki langsung mengalami tekanan darah tinggi.

Sumber : beritasatu

Semua Harus Tahu 17 Mar, 2012


-
Source: http://duniaharustahu.blogspot.com/2012/03/7-nilai-lebih-menjadi-perempuan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Riset: Move On Setelah Putus, Bukan dengan Cari Pacar Baru

Setelah putus dengan kekasih, banyak orang memikirkan cara agar bisa segera move on dari kisah cinta yang menyakitkan dan terus berjalan ke depan. Selama ini, muncul anggapan bahwa move on dari putus cinta adalah memiliki kekasih baru.

Ternyata menurut survei online yang dilakukan kepada pembaca Wolipop, anggapan itu salah besar. Dari 300 responden, sebagian besar berpendapat tidak harus punya kekasih baru untuk bisa disebut seseorang sudah move on. Dari survei kecil bertajuk "Haruskah Punya Kekasih Baru untuk Disebut Sudah Move On?" yang dilakukan lewat Twitter dan Facebook, sebanyak 86 persen responden dengan tegas menyatakan tidak. Sementara yang berpendapat harus punya kekasih baru, sebanyak 13 persen.

Beberapa responden mengatakan, move on tidak harus selalu ditandai dengan punya kekasih baru. Justru ada responden yang berpendapat jika seseorang mendapatkan kekasih baru hanya agar bisa melupakan mantan kekasih, itu justru belum move on karena dia ingin keluar dari masalah dan mencari pelarian.

Dari hasil survei juga terungkap, pekerjaan, orangtua dan teman merupakan sejumlah faktor yang bisa membantu seseorang untuk move on. Selain itu, move on juga bukan bearto menghadirkan yang baru, tapi keikhlasan menerima hal-hal yang sudah terjadi.

Rita (bukan nama sebenarnya), salah satu responden di Facebook mengatakan, "Move on ketika kita sudah ikhlas with the bad things we had in the past, yang penting harus punya spirit (menyemangati diri) bahwa yakin bisa untuk terus move on with out or with kekasih baru. Thats what i called move on."

Pendapat yang sama juga diutarakan Fizzy, ia mengungkapkan, "Move-on adalah saat sdh terima kenyataan untuk mundur dan membebaskan orang yang kau cintai, dan menyadari kebersamaan dengannya hanya akan memburukkan kehidupanmu berdua. Kenangan baik/buruk tidak akan bisa dilupakan sampai kapanpun, tp saatnya sdh move-on adalah saat sdh tidak merasakan sakit dan bisa tersenyum lepas saat teringat."

Ini dia beberapa alasan kenapa move on tidak harus memiliki kekasih baru yang berhasil Wolipop himpun lewat survei:

- Yang terpenting adalah selalu terlihat bahagia.
- Yang move on hatinya, bukan statusnya.
- Cepat punya kekasih baru, dikhawatirkan hanya untuk pelarian.
- Belum dikatakan move on jika pikiran dan hati masih memikirkan mantan, padahal sudah memiliki kekasih baru.
- Kalau 'harus' berarti memaksakan diri.

Sumber : wolipop

Semua Harus Tahu 17 Mar, 2012


-
Source: http://duniaharustahu.blogspot.com/2012/03/riset-move-on-setelah-putus-bukan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Ilmuwan Ungkap Cara Ilmiah Kendalikan Marah

Marah memang butuh pengendaliannya sendiri. Kini para ilmuwan berhasil menemukan cara sederhana untuk berlatih mengendalikan amarah Anda. Ingin tahu?

Bagi Anda yang menggunakan tangan kanan sebagai tangan utama untuk berakfitas, ada kebiasaan sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan amarah Anda, seperti memulai kebiasaan menggunakan mouse, mengaduk teh atau kopi dengan tangan kiri.

Bagi Anda yang kidal, bisa melakukan kebalikannya. 'Melatih' diri Anda sendiri menggunakan tangan 'salah' memiliki efek sebagai latihan untuk jenis lain pengendalian diri, seeperti menjadi ramah atau sopan seperti dikutip DM.

Dalam dua pekan latihan, kecenderungan Anda meledak-ledak akan berkurang.

"Menggunakan mouse, mengaduk kopi atau membuka pintu merupakan latihan yang bisa dilakukan untuk mengendalikan diri karena kecenderungan kebiasaan adalah menggunakan tangan yang dominan," kata Dr Thomas Denson dari University of New South Wales.

Latihan ini memang sulit di awal, namun latihan dalam jangka panjang akan membuat Anda memiliki kapasitas kendali yang lebih kuat dan lebih kuat, tutupnya. 

Sumber : inilah

Semua Harus Tahu 17 Mar, 2012


-
Source: http://duniaharustahu.blogspot.com/2012/03/ilmuwan-ungkap-cara-ilmiah-kendalikan.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Ingin Anak Pintar Bicara? Ajari 2 Bahasa Sejak Bayi

 
Bayi bisa diajari dua bahasa (bilingual) sejak mereka baru lahir. Penelitian terbaru pun membuktikan bayi bilingual memiliki kemampuan bicara yang lebih baik saat mereka memasuki usia balita.

Penelitian tersebut dipublikasikan dalam Journal of Phonetics. Penelitian dilakukan oleh para ilmuwan di University of Washington's Institute for Learning & Brain Sciences.

Dari penelitian itu terungkap, bayi yang dibesarkan dengan dua bahasa, otaknya di masa depan lebih fleksibel mempelajari bahasa lainnya. Kemampuan otak bayi tersebut akan semakin meningkat jika mereka mendengar banyak bahasa di rumah.

Dalam penelitian itu, peneliti membandingkan antara bayi yang hanya diajari satu bahasa atau monolingual (bahasa Inggris atau Spanyol) dan bayi bilingual (diajari bahasa Inggris dan Spanyol). Para bayi tersebut kemudian diukur aktivitas otaknya dengan alat electroencephalogram atau EEG. Alat tersebut merekam arus energi di otak.

Para bayi kemudian diperdengarkan suara yang bicara dengan satu bahasa. Lalu suara lain muncul dalam bahasa yang berbeda.

Saat otak bisa mendeteksi suara lain tersebut, akan muncul pola yang disebut respon 'mismatch'. Respon tersebut bisa terlihat dengan alat EEG.

Setelah diteliti, bayi monolingual berusia 6-9 bulan menunjukkan mereka bisa merespon saat mendengar bahasa Inggris dan Spanyol. Artinya para bayi tersebut menyadari adanya perubahan saat munculnya suara dengan bahasa lain.

Namun di usia 10-12 bulan, bayi monolingual hanya merespon pada suara berbahasa Inggris. Sementara bayi bilingual menunjukkan hal berbeda.

Pada usia 6-9 bulan, bayi bilingual tidak menunjukkan respon 'mismatch'. Namun di usia 10-12 bulan mereka menunjukkan respon pada suara dengan dua bahasa berbeda itu.

Pemimpin penelitian itu Adrian Garcia-Sierra menjelaskan bayi bilingual punya pola yang berbeda dalam mempelajari bahasa, dibandingkan bayi monolingual. "Saat otak diperkenalkan pada dua bahasa, ketimbang hanya satu, respon mereka bertahan lama ketimbang bayi yang hanya diajari satu bahasa," jelasnya.

Untuk melihat respon otak pada bayi berusia 10-12 bulan itu mempengaruhi kemampuan bicaranya atau tidak, para peneliti melanjutkan penelitian mereka sampai si bayi berusia 15 bulan. Peneliti ingin melihat berapa banyak kata bahasa Inggris dan Spanyol yang diketahui bayi-bayi tersebut.

Dari penelitian itu diketahui, bayi yang diperkenalkan pada berbagai bahasa sejak dini memiliki kemampuan bicara yang lebih baik. Bayi bilingual yang diperkenalkan bahasa Inggris oleh orangtua, saudara, dan orang dewasa lainnya juga bisa bicara banyak dalam bahasa Inggris.

"Otak bayi bilingual sangat luar biasa karena itu merefleksikan kemampuan manusia untuk berpikir fleksibel. Bayi bilingual belajar bahwa suatu obyek dan peristiwa punya dua bahasa. Fleksibilitas di antara kedua hal itu menjadi latihan yang baik untuk otak," ujar wakil pemimpin penelitian tersebut, Patricia Kuhl.

"Mempelajari bahasa kedua sama seperti olahraga. Semakin sering dilatih akan semakin ahli," tambahnya. 





sumber

Green 17 Mar, 2012


-
Source: http://menujuhijau.blogspot.com/2012/03/ingin-anak-pintar-bicara-ajari-2-bahasa.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Inilah 10 Film Kungfu Klasik terbaik versi IMDB

Saya yakin, anda pasti akan langsung mengacungkan jempol anda untuk film-film kungfu seperti Ip-man, Shaolin Soccer, Kungfu Hustle, dan lain-lain. Kenapa? tentu saja karena anda pernah melihat betapa bagusnya film-film tersebut. lain halnya jika anda disuruh memberikan jempol untuk film-film kungfu seperti Clan of the White Lotus, Enter the dragon, Snake in the Eagle's Shadow, dan film-film kungfu klasik lainya, pasti anda akan bingung untuk meratingnya, kenapa? Karena saya yakin, hanya segelintir dari anda yang pernah melihat film-film kungfu klasik seperti yang saya sebutkan di atas tadi.

Lalu, baguskah film-film kungfu klasik itu? jawabanya tentu saja iya, bahkan saking bagusnya, banyak sekali film-film kungfu lama yang kemudian diremake dan diputar lagi oleh perusahaan-perusahaan film masa kini.

Dan diantara puluhan bahkan ratusan film klasik, IMDB telah menentukan daftar 10 film kungfu klasik terbaik. Pemilihan film ini adalah berdasarkan rating yang didapat di IMDB serta berdasarkan poling dari movie reviewer. Dan berikut inilah 10 Film Kungfu klasik terbaik :

1. The 36th Chamber of Shaolin

Film tahun 1978, Rating IMDB 8.0 dari 2102 pemilih

2. Eight Diagram Pole Fighter

Film tahun 1983, Rating IMDB 7.8 dari 369 pemilih

3. Shaolin challenges Ninja

Film tahun 1979, Rating IMDB 7.8 dari 268 pemilih

4. A Touch of Zen

Film tahun 1969, Rating IMDB 7.8 dari 724 pemilih

5. Clan of the White Lotus

Film tahun 1980, Rating IMDB 7.7 dari 209 pemilih

6. The Prodigal Son


Film tahun 1982, Rating IMDB 7.7 dari 704 pemilih

7. Drunken Master

Film tahun 1978, Rating IMDB 7.6 dari 4120 pemilih

8. Enter the Dragon

Film tahun 1973, Rating IMDB 7.5 dari 16.589 pemilih

9. Snake in the Eagle's Shadow


Film tahun 1978, Rating IMDB 7.4 dari 1521 pemilih

10. Five Deadly Venoms


Film tahun 1978, Rating IMDB 7.2 dari 1074 pemilih


Green 17 Mar, 2012


-
Source: http://menujuhijau.blogspot.com/2012/03/inilah-10-film-kungfu-klasik-terbaik.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Mantan Analis CIA Jatuh Cinta pada Indonesia

Nama Claire Holt mungkin tak banyak yang tahu, meski sesungguhnya ia menjadi salah satu orang yang mengenalkan Indonesia ke dunia barat. Bukunya Art in Indonesia terbitan 1967 begitu mendunia dan termasuk panduan di masa tersebut untuk mengenal negeri ini.
Siapakah Claire Holt? Perempuan kelahiran Latvia pada 1901 ini semula adalah jurnalis untuk koran New York World mulai 1928 sampai 1930.

Tahun 1930, Claire tiba di Hindia Belanda (nama kolonial untuk Indonesia) untuk belajar menari, ia sangat tertarik pada berbagai tampilan tari nusantara. Kala itu, ia juga bekerja pada seorang antropolog berkebangsaan Belanda, Willem Stutterheim.
Dari Willem, Claire mempelajari banyak hal tentang aneka tarian nusantara dan interaksi lebih intensif dengan masyarakat etnik di Hindia Belanda. Ia memperoleh banyak sekali bahan untuk ditulis dan pemahamannya tentang seni dan budaya di Nusantara pun semakin meningkat. Bahkan kemudian ia menjadi rujukan banyak peminat seni dan etnik nusantara, seperti Rolf de Mare, pengarsip seni dan tarian.
Tak lama kemudian, tepatnya pada 1940, Claire balik ke AS dan ia membantu berbagai riset serta analisa yang dilakukan oleh Margaret Mead. Mereka berdua bekerja untuk 'Office of the Strategic Service (OSS)' yang merupakan cikal bakal 'Central Inteliigence Agency' (CIA). OSS merupakan organ pemerintah AS yang dibentuk untuk menganalisa berbagai peristiwa dan situasi di seluruh dunia, termasuk liku-liku di Asia tenggara.
Claire cukup lama di OSS, walau ia tak secara langsung bersentuhan dengan kebijakan-kebijakan sensitif yang dikeluarkan kantor tersebut. Bahkan pengetahuannya yang luar biasa, kemudian membawanya masuk ke lingkungan departemen luar negeri AS.
Claire menjadi rujukan bagi banyak analis-analis OSS, terutama terkait pemahaman terhadap keseharian masyarakat etnis dan kebudayaan yang berbeda di Asia Tenggara. Namun, pada tahun 1953, Claire memutuskan tak lagi bekerja untuk pemerintah AS karena ia melawan prinsip keamanan dalam negeri McCartyisme.
McCartyisme adalah paham yang sempat "menakutkan" banyak orang di Amerika Serikat, karena dengan mudah menuduh orang dengan cap komunis. Paham ini hasil kreasi Joseph McCarty, seorang senator dari Wisconsin.

Claire kemudian lebih memilih mengajar di Universitas Cornell dan pada tahun 1962, serta membantu suami-istri George McT Kahin dan Audrey Kahin mendirikan 'Modern Indonesia Project'. Berbagai tulisannya bisa dijumpai di jurnal-jurnal internasional. Umumnya, tulisan-tulisan itu tentang Indonesia.

Perempuan yang berjasa pada pemetaan seni dan budaya Indonesia ini wafat pada tahun 1970, setelah tiga tahun karyanya tentang seni dan budaya Indonesia terbit.
sumber

admin 17 Mar, 2012


-
Source: http://www.jelajahunik.us/2012/03/mantan-analis-cia-jatuh-cinta-pada.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Awan dalam Kamar?

Bagaimana rasanya bisa berada sangat dekat - bahkan menyentuh awan? Tak perlu terjun payung atau naik ke puncak gunung yang tinggi supaya bisa melihat awan dari jarak sangat dekat.


Seorang seniman Belanda, Berndnaut Smildeas, berhasil membuat karya seni: menciptakan awan. Caranya dengan menggunakan mesin asap, dikombinasikan dengan kelembaban suhu ruangan dan pencahayaan yang dramatis maka jadilah "Nimbus II 2012", awan di dalam kamar.

Smilde, yang tinggal di Amsterdam, mengatakan ia ingin membuat citra awan hujan di dalam sebuah ruang. "Saya membayangkan berjalan ke sebuah aula museum klasik dengan hanya dinding kosong, " katanya. "Tidak ada hal lain kecuali awan hujan berkeliaran di dalam ruangan."



Sayangnya, awan ciptaan Smildeas tidak bisa bertahan lama, hanya beberapa saat lalu menghilang seperti karakteristik awan asli. Setidaknya, cukup menarik berada dalam kamar penuh awan, kan?
sumber

admin 17 Mar, 2012


-
Source: http://www.jelajahunik.us/2012/03/awan-dalam-kamar.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Unik, Ganja Dibuat Menjadi Minuman Soda

Di beberapa negara telah melegalkan ganja atau mariyuna untuk keperluan medis. Bahkan di Amerika Serikat, zat aktif dalam ganja dikemas dan dijual dalam bentuk minuman ringan yang digemari kaum muda.


Canna Cola

Clay Butler, pengusaha minuman ringan asal California baru-baru ini memproduksi minuman bersoda yang mengandung Tetrahydrocannabinol (THC) berkadar 35-65 mg/botol. THC merupakan bahan aktif dalam daun ganja yang memiliki efek halusinogenik atau menyebabkan seseorang berhalusinasi.

Dalam dunia medis, THC sering dimanfaatkan sebagai obat meski di sebagian besar negara legalitasnya masih kontroversial. Selain sebagai halusinogenik, THC juga dipakai untuk mencegah Alzheimer, mengatasi nyeri Arthritis dan mengatasi depresi.

Namun seperti halnya rokok, menghisap ganja untuk mendapatkan efek THC juga bisa memicu kanker. Menurut penelitian, beberapa racun dalam asap ganja bisa menyebabkan kanker paru-paru dan tenggorokan.

Terinspirasi dari efek samping asap ganja, Butler akhirnya menghadirkan rasa dan khasiat ganja itu dalam bentuk minuman bersoda. Butler berencana meluncurkan produknya ke pasar mulai Februari dengan harga US$ 10 hingga US$ 15 atau sekitar Rp 90.000 hingga Rp 135.000/botol.

Nama dagang yang dipakai Butler sebagai merek minumannya adalah Canna Cola, diambil dari nama Latin ganja yaitu Cannabis sativa. Sayangnya karena regulasi atau aturan tentang legalitas ganja berbeda di setiap negara, produk ini hanya akan dipasarkan di California dan tidak mungkin dibawa ke luar negeri.

Di California, mengemas ganja ke dalam minuman ringan sebenarnya bukan hal baru. Soda rasa ganja sudah banyak dijual, namun hanya dalam skala kecil sementara Butler mengklaim Canna Cola sebagai produk pertama yang diproduksi dalam skala industri.



sumber

admin 17 Mar, 2012


-
Source: http://www.jelajahunik.us/2012/03/unik-ganja-dibuat-menjadi-minuman-soda_17.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Perkembangan Sinema Hong Kong dari Masa ke Masa

Sejak awal perkembangan sinema industri film Hong Kong berjalan berdampingan bersama industri film China yang berpusat di Shanghai. Opera Cina yang telah ada sejak ribuan tahun silam menjadi akar bagi medium film. Adapun film yang seringkali dianggap sebagai film Hong Kong pertama adalah dua film komedi pendek berjudul Stealing a Roasted Duckdan Right a Wrong with Earthenware Dish masing-masing pada tahun 1909. Film ini disutradarai Liang Shaobo yang juga seorang aktor dan sutradara Opera. Sementara orang yang berjasa di balik awal perkembangan sinema Hong Kong adalah seorang Amerika, Benjamin Brodsky. Brodsky juga turut andil memproduksi film panjang Hong Kong pertama (berdurasi 2 rol) yakni,Zhuangzi Tests His Wife (1913). Film yang diadaptasi dari pertunjukan opera ini diarahkan oleh Lai Man-wai yang kelak dijuluki sebagai Bapak Sinema Hong Kong.

Perkembangan selanjutnya sulit untuk dilacak karena hanya sedikit saja film yang selamat dari perang dunia pertama. Perang juga menghambat perkembangan film di Hong Kong karena industri film sangat bergantung pada stok (negatif) film dari Jerman. Hingga akhirnya pada tahun 1923, Lai Man-wai bersama dua saudaranya begabung bersama Liang Shaobo untuk mendirikan studio lokal pertama di Hong Kong yakni, Minxin Studio atau juga dikenal China Sun Motion Picture Company. Pada tahun 1925, Lai memproduksi film panjang pertama yakni, Rogue yang juga sukses komersil. Namun demonstrasi buruh yang melanda Hong Kong pada saat itu memaksa Lai memindahkan operasinya ke Shanghai.

Era Film Bicara - Perang Dunia II

Kedatangan teknologi suara serta demonstrasi yang mulai mereda di Hong Kong mengubah industri film sangat drastis. Rakyat Cina mayoritas menggunakan bahasa mandarin namun bahasa kanton lebih lazim digunakan warga Hong Kong. Para produser Cina melihat peluang emas ini dan mulai mendirikan studio di Hong Kong untuk memproduksi film-film berbahasa kanton. Perang antara Cina – Jepang yang pecah di tahun 1937 juga memaksa para pelaku industri film di Shanghai pindah ke Hong Kong. Hong Kong selama beberapa waktu menjadi surga bagi para pelaku industri asal Shanghai. Studio-studio besar seperti, Grandview, Tian Yi, Universal, dan Nanyue didirikan. Film-film bergenre adaptasi opera terbukti adalah yang paling sukses pada dekade ini. Hingga akhirnya pada tahun 1941, Jepang menginvasi Hong Kong dan praktis industri film mati total.

Selama era 30-an ini selain film-film adaptasi opera beberapa genre baru bermunculan yakni, perang (propaganda anti Jepang) serta silat. Ketegangan dengan Jepang membuat film-film perang bertema patriotisme dan nasionalis menjadi tema yang populer sejak pertengahan 30-an, sepertiLifeline (1935), Hand to Hand Combat (1937), dan March of the Partisans(1938). Sementara genre silat (umumnya menggunakan pedang) sebenarnya telah populer sejak akhir dekade lalu terutama di Cina melalui adaptasi novel-novel wuxia yang kala itu sangat populer disajikan berseri di surat kabar. Namun pada awal era 30-an pemerintah Cina melarang produksi film-film silat pedang karena dinilai mengandung unsur kekerasan dan tahyul. Hal ini membuat Hong Kong yang merupakan koloni Inggris menjadi sasaran alternatif. Tercatat film silat berbahasa kanton pertama yang diproduksi di Hong Kong adalah The Adamed Pavilion (1938). Setelah perang berakhir kelak silat (dan kung-fu) adalah salah satu genre paling berpengaruh dalam sejarah industri perfilman Hong-Kong.

Era Pasca Perang Dunia

Sesaat setelah perang dunia selesai, perang sipil yang terjadi di Cina kembali memaksa para pelaku industri film di Shanghai kembali eksodus ke Hong Kong. Hong Kong menjadi pusat industri film terbesar yang memproduksi baik film berbahasa mandarin maupun kanton selama dekade mendatang. Film-film berbahasa mandarin cenderung berbujet besar dengan sasaran penonton yang lebih luas, yakni Cina daratan, Hong Kong, Asia Tenggara, hingga wilayah pecinan di seluruh Eropa dan Amerika. Sementara film-film berbahasa kanton umumnya berbujet rendah dan lebih ditujukan untuk pasar Hong Kong sendiri. Film-film lokal ini banyak didominasi oleh genre adaptasi opera Cina dan kung-fu.

Film-film adaptasi opera Cina dimotori oleh dua aktris top, yakni Yam Kim Fai dan Pak Suet Yin. Film mereka yang paling populer adalah The Purple Hairpin (1959) dan mereka telah bermain dalam lima puluh judul film lebih. Sementara pekembangan mendasar terjadi pada genre silat pedang, yakni munculnya genre kung-fu. Berbeda dengan adaptasi novel wuxia yang berisikan silat menggunakan pedang serta unsur fantasi dan mistik, film-film kung-fu lebih membumi dengan aksi-aksi perkelahian tangan kosong yang realistik. Satu contohnya, pahlawan lokal legendaris, Wong Fei Hung mulai difilmkan dengan seri lebih dari seratus judul film sejak akhir 40-an hingga 70-an. Aktor Kwan Tak Hing berperan sebagai sang master kung-fu dimulai dari The True Story of Wong Fei Hung (1949) hingga Wong Fei Hung Bravely Crushing the Fire Formation (1970). Perubahan juga terjadi pada genre silat pedang yang mulai menggunakan efek visual dan animasi untuk mendukung adegan aksi, seperti tampak pada Buddha's Palm (1964) dan The Six-Fingered Lord of the Lute (1965).

Pada tahun 1963, pemerintah kolonial (Inggris) mengeluarkan kebijakan mengharuskan setiap film yang diproduksi di Hong Kong disertai teks terjemahan bahasa Inggris. Beberapa pihak menduga hal ini dimaksudkan untuk menghindari tema serta isi film yang berbau propaganda terhadap Inggris. Para produser juga memasukkan teks terjemahan bahasa Cina sehingga baik penonton berbahasa mandarin maupun kanton dapat sama-sama pula menikmati filmnya. Kebijakan ini tidak disadari kelak akan mempopulerkan film-film Hong Kong pada penonton barat. Hingga akhir dekade 60-an, film berbahasa mandarin semakin mendominasi pasar dan pada awal 70-an, film berbahasa kanton hampir sama sekali tidak diproduksi karena kalah bersaing.

Dominasi Shaw Brothers

Pada era 60-an ada dua studio raksasa yang bersaing menguasai pasar, yakni Shaw Brothers (SB) dan Motion Pictures and General Invesment Limited (MP&GI). SB semakin memperkuat dominasinya di tahun 1964, setelah kepala studio MP&GI tewas dalam kecelakaan pesawat terbang. MP&GI lalu berganti nama menjadi Cathay namun tetap saja kalah bersaing dan akhirnya mereka menutup perusahaannya di tahun 1970. Studio SB sendiri berdiri tahun 1957 namun Shaw Bersaudara, Run Run dan Runme Shaw sebelumnya telah berpengalaman di industri film sejak tiga dekade silam. SB semakin memperlihatkan dominasinya setelah mendirikan studio di Central Bay, Hong Kong pada tahun 1961, dengan luas areal 850.000 hektar dan ribuan karyawan. Dengan segala fasilitas, sineas serta para bintangnya, SB mendominasi industri film selama dua dekade ke depan. Hingga pertengahan 70-an, SB tercatat memiliki 230 teater, satu stasiun televisi, dan sekitar 1,7 juta orang per minggunya melihat film-film produksi SB.

Sukses besar pertama SB adalah melalui The Kingdom and the Beauty(1958) karya Li Han Hsiang yang sukses komersil baik domestik maupun internasional. Sukses berlanjut melalui Magnificent Concubine (1962) yang meraih penghargaan di Cannes Film Festival. Bersama SB, Li Han Hsiang kembali sukses besar melalui film musikal Love Eterne (1963) yang hingga kini masih dianggap karya klasik. SB juga mengubah tradisi genre silat pedang yang semula didominasi bintang wanita menjadi film laga murni melalui film-film sukses macam Come Drink with Me (1966) karya King Hu serta The One Armed Swordsman (1967) karya Chang Cheh.

Era Transisi

Sejak akhir dekade lalu film berbahasa kanton mulai menyusut bahkan hingga tahun 1972 jumlahnya sama sekali nol. SB hingga pertengahan dekade ini masih mendominasi melalui film-film kung-fu yang kini mulai digemari penonton barat. Bersama Chang Ceh, SB memproduksi film-film kung-fu sukses seperti Vengeance (1970), The Boxer from Shantung(1972), Five Deadly Venoms (1978) and Crippled Avengers (1979). Sejak awal dekade ini SB mulai mendapat rival yang serius ketika mantan eksekutifnya yakni, Raymond Chow mendirikan studio, Golden Harvest (GH). Dengan kejeliannya, Chow mengontrak beberapa bintang muda yakni Bruce Lee dan Hui Bersaudara yang kelak membawa perubahan besar bagi industri film Hong Kong.

Bruce Lee bisa dibilang adalah satu-satunya aktor superstar legendaris yang menjadi ikon beladiri di muka bumi ini. Sepanjang karirnya Lee hanya memproduksi lima judul film sebelum ia tewas di tahun 1973, yakni The Big Boss (1971), Fist of Fury (1972), The Way of the Dragon (1972), Enter of the Dragon (1973), dan The Game of Death (1979). (The Game of Death adalah film yang belum ia selesaikan produksi tahun 1972). Lee melalui film-filmnya memperkenalkan aksi perkelahian gaya baru yang cepat dengan kharismanya yang khas. Tercatat tiga film pertamanya memecahkan rekor box office domestik. Sementara sukses besar diraih Enter of the Dragon merupakan film produksi patungan Amerika – Hong Kong yang tercatat meraih $90 juta di seluruh dunia.

Pada pertengahan 70-an, memperlihatkan beberapa usaha para pembuat film lokal untuk memproduksi film berbahasa kanton. Satu pemicunya adalah film komedi sukses The House of 72 Tenants (1973) produksi SB yang merupakan satu-satunya film berbahasa kanton yang diproduksi tahun ini. Produksi film berbahasa kanton kembali bergairah terutama setelah film komedi kontemporer Games Gambler's Play (1974) produksi GH yang dibintangi Hui Bersaudara memecahkan rekor box office domestik. Sukses film ini mengubah arah industri film Hong Kong ke depan. Pada tahun 1974 tercatat hanya 21% film berbahasa kanton diproduksi dan tren ini terus berkembang hingga kelak film berbahasa mandarin sama sekali tidak diproduksi di awal 80-an.

Pada akhir dekade 70-an, GH mengambil-alih kendali pasar menjadi studio nomor satu di Hong Kong. GH kembali melakukan terobosan besar dengan mengontrak aktor muda berbakat sebagai pengganti mendiang Lee, yakni Jacky Chan. Chan melalui Snake in the Eagle Shadow (1978) yang mengkombinasikan aksi kung-fu dengan komedi (kelak menjadi cirinya) terbukti menjadi formula yang sangat diminati penonton. Film-film selanjutnya seperti Drunken Master (1978) serta debut sutradaranya, Fearless Hyena (1979) yang sukses di pasaran semakin meroketkan namanya. Sukses GH serta melemahnya dominasi SB juga membuat para produser dan studio independen semakin menggeliat. SB sendiri masih berproduksi hingga tahun 1987 sebelum akhirnya beralih penuh ke televisi.

Era Emas

Sejak era 80-an, industri film Hong Kong boleh dibilang berubah secara radikal. Para produser dan sineas independen semakin bebas berkreasi dengan ide yang lebih segar. Industri film pada dekade ini mengalami tahap kematangan serta kreatifitas yang belum pernah dicapai era-era sebelumnya. Era gemilang ini berlanjut hingga awal dekade depan ditandai dengan rekor produksi sebanyak 178 judul film pada tahun 1992. Langkah besar dipicu oleh studio baru, Cinema City yang didirikan tahun 1980. Studio ini mengkhususkan diri pada produksi film aksi komedi ber-setting urban dengan film-film sukses macam Chasing Girls (1981) dan Aces Go Places (1982). Parodi ala James Bond, Aces Go Places bersama empat sekuelnya tercatat merupakan seri komedi paling sukses pada dekade ini.

Era ini juga ditandai dengan kemunculan sineas-sineas berbakat yang karirnya dimulai dari televisi, seperti Tsui Hark, Ann Hui, John Woo, Ringo Lam serta lainnya. Tidak seperti Hark dan Woo, sineas wanita Ann Hui memproduksi film-film dengan beragam variasi genre, yakni drama, aksi, horor, fantasi, dan lainnya. Film drama The Boat People (1982) dianggap merupakan salah satu karya terbaiknya. Tsui Hark sukses dengan film-film aksi kung-fu cepat dan energik macam Zu: Warriors from the Magic Mountain (1983), Peking Opera Blues (1986) hingga karya fenomenalnyaOnce upon a Time in China (1991) yang membesarkan nama Jet Li. Sementara Woo dikenal dengan film-film gangster full action seperti A Better Tomorrow (1986) dan The Killer (1989) yang mengangkat nama aktor karismatik Chow Yun-fat. Tsui Hark dan John Woo pada pertengahan dekade mendatang melanjutkan karirnya di Hollywood.

Sang superstar, Jacky Chan setelah sukses dengan film-film kung-fu pada dekade lalu melanjutkan suksesnya dengan film-film aksi berlatar kontemporer, seperti Project A (1983), Police Story (1985) dan Armour of God (1986). Dalam semua filmnya, Chan tidak pernah menggunakan pemain pengganti untuk melakukan adegan berbahaya. Di masa mendatang Chan semakin menanjak popularitasnya bahkan kini menjadi bintang top Hollywood. Kolega Chan, Sammo Hung pada dekade ini sukses dengan film-film aksi-komedi horor, Encounter of the Spooky Kind dan The Dead and the Deadly (1982) yang mempelopori sukses genre "hantu" pada dekade ini. Beberapa bintang lain yang menonjol antara lain aktris Brigitte Lin yang sukses dengan film-film roman silat serta aktor spesialis komedi, Stephen Chow yang meraih sukses awalnya melalui film komedi "judi", All for the Winner (1990).

Sukses sinema mainstream ternyata juga diikuti film-film nonmainstream (art film) di kancah film internasional. Para sineas seperti Wong Kar-wai, Stanley Kwan, Clara Law, Mabel Cheung menekankan pada tema serta gaya yang tidak lazim dalam film-film Hong Kong kebanyakan. Satu nama yang paling mencuat hanyalah Wong Kar-wai. Wong memulai debutnya melalui As Tears Go By (1988) adalah film garapannya yang paling sukses komersil. Karya-karya terbaiknya berlanjut melalui Days of Being Wild(1991) dan Chungking Express (1994) namun adalah Happy Togethers(1997) yang membuat namanya meroket setelah meraih penghargaan sineas terbaik dalam Cannes Film Festival. Film-film Wong sendiri dikenal memiliki gaya visual yang unik serta kolaborasinya dengan aktor-aktris, Tony Leung dan Maggie Cheung. Dua bintang ini juga terlibat dalam In the Mood for Love (2000) yang kini dianggap merupakan salah satu karya masterpiece Wong.

Era Kejatuhan hingga Kini

Sekitar pertengahan era 90-an merupakan era paling gelap dalam sejarah industri film Hong Kong. Produksi film lokal dari tahun ke tahun terus merosot tajam. Pada tahun 1997 tercatat jumlah produksi film dibawah seratus judul film, terburuk sejak dua dekade silam. Banyak faktor yang melatarbelakangi kejatuhan perfilman Hong Kong, antara lain krisis keuangan yang melanda Asia, banyak sineas serta aktor besar yang hijrah ke Hollywood, kualitas film yang semakin menurun, pembajakan film yang makin marak, dominasi film-film Hollywood, serta paling berpengaruh adalah pemindahtanganan Hong Kong ke Cina dari tangan pemerintah Inggris pada tahun 1997. Janji pemerintah Cina untuk mendukung industri film belum menunjukkan hasil, justru industri malah ditekan melalui sensor film yang ketat. Tahun 2003, Pemerintah lokal mengeluarkan kebijakan yang mengajak bank lokal untuk mendukung industri film namun hasilnya juga masih belum maksimal.

Pada era kelam ini para pelaku industri mencoba menggunakan beberapa formula baru untuk memikat penonton muda datang ke bioskop diantaranya mengkasting bintang-bintang (juga penyayi pop) muda seperti Ekin Cheng dan Nicholas Tse, serta membuat film-film aksi kaya efek visual ala Hollwood. Tren ini tampak dalam film-film seperti Downtown Torpedoes (1997), The Storm Riders (1998),Gen X-Cop (1999), Time and Tide (2000), danLegend of Zu (2001). Sang superstar, Stephen Chow sukses fenomenal dengan dua film komedi uniknya, Shaolin Soccer (2001) dan Kung Fu Hustle (2004). Kung Fu Hustle bahkan sukses meraih nominasi Oscar untuk film berbahasa asing terbaik. Film-film gangster dankriminal juga cukup sukses, seperti Young and Dangerous (1996) dan Infernal Affairs (2002) bersama sekuel-sekuelnya. Infernal Affairs bahkan di-remake Hollywood melalui The Departed (2006) yang meraih Oscar untuk Film Terbaik.

Hingga saat ini pun kondisi perfilman Hong Kong masih jauh jika dibandingkan era emas 80-an. Industri film kini hanya memproduksi sekitar 50-an judul film saja per tahunnya. Sayangnya, di saat industri film semakin merosot justru popularitas film-film Hong Kong di negara barat semakin meningkat. Sineas dan bintang-bintang Hong Kong seperti John Woo, Jacky Chan, Jet Li, serta Chow Yun-fat sudah menjadi bagian dari Hollywood. John Woo bahkan dipercaya memproduksi film-film berbujet besar macam Broken Arrow (1996), Face/Off (1998), Mission Impossible 2(2000), dan Windtalkers (2002) bersama bintang-bintang top macam Tom Cruise, Nicholas Cage, dan John Travolta. Jacky Chan meraih sukses melebihi karirnya di Hong Kong melalui tiga seri aksi-komedi, Rush Hour. Sementara penata laga kawakan, Yuen Woo-ping hingga kini masih menjadi langganan dalam banyak film aksi laga Hollywood. Pengaruh sinema Hong Kong pun juga tampak dalam karya-karya sineas besar seperti Quentin Tarantino, Robert Rodriguez, Wachowsky Bersaudara, hingga Martin Scorcese. Sebagai penutup, perkembangan industri perfilman dunia boleh jadi tidak memiliki warna seperti saat ini jika sinema Hong Kong tidak pernah eksis.





sumber

admin 17 Mar, 2012


-
Source: http://www.jelajahunik.us/2012/03/perkembangan-sinema-hong-kong-dari-masa.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

10 Stasiun Kereta Api Tertua di Indonesia

10. Stasiun Ijo (1880)
Stasiun Ijo (IJ) adalah stasiun kereta api yang terletak di sebelah barat Stasiun Gombong. Secara administratif, stasiun ini berada di Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen. Selain sebagai stasiun persilangan, fungsi lainnya adalah sebagai pengontrol terowongan jalur rel (disebut Terowongan Ijo) yang berada di sisi timur stasiun ini. Pengelolaan stasiun yang terletak pada ketinggian +25 m dpl ini berada di bawah Daerah Operasi 5 Purwokerto. Stasiun yang dibangun pada pertengahan tahun 1880-an ini jarang disinggahi oleh kereta api. Stasiun berperon sisi ini memiliki tiga jalur rel.

9. Stasiun Malang Kotalama (1879)
Stasiun Malang Kotalama (MLK) merupakan stasiun kereta api yang terletak di Kecamatan Sukun, Malang. Stasiun yang berada pada ketinggian +429 m dpl ini berada di Daerah Operasi 8 Surabaya. Stasiun ini merupakan stasiun KA paling selatan yang berada di Kota Malang, dan tertua, dibangun pada tahun 1879. Penambahan nama "Kotalama" dimaksudkan untuk membedakan dengan Stasiun Malang Kotabaru yang dibangun belakangan.
Dari Stasiun Malang Kotalama terdapat percabangan rel yang menuju ke Dipo Pertamina.Tautan

8. Stasiun Surabaya Kota (1878)
Stasiun Surabaya Kota (SB) yang populer dengan nama Stasiun Semut terletak di Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya. Letaknya sebelah utara Stasiun Surabaya Gubeng dan juga merupakan stasiun tujuan terakhir di kota Surabaya dari jalur kereta api selatan pulau Jawa yang menghubungkan Surabaya dengan Yogyakarta dan Bandung serta Jakarta. Stasiun lain yang juga penting di Surabaya adalah Stasiun Pasar Turi yang menghubungkan Surabaya dengan Semarang. Baru dalam masa kemerdekaan, Jawatan Kereta Api mengadakan layanan kereta api antara Jakarta dan Surabaya Pasar Turi melalui Semarang.
Berdasarkan sejarahnya, Stasiun Surabaya Kota dibangun ketika jalur kereta api Surabaya-Malang dan Pasuruan mulai dirintis sekitar tahun 1870. Tujuannya untuk mengangkut hasil bumi dan perkebunan dari daerah pedalaman Jatim, khususnya dari Malang, ke Pelabuhan Tanjung Perak yang juga mulai dibangun sekitar tahun itu. Gedung ini diresmikan pada tanggal 16 Mei 1878. Dengan meningkatnya penggunaan kereta api, pada tanggal 11 Nopember 1911, bangunan stasiun ini mengalami perluasan hingga ke bentuknya yang sekarang ini.

7. Stasiun Purwosari (1875)
Stasiun Purwosari (PWS) merupakan stasiun kereta api yang terletak di Jl. Slamet Riyadi No. 502, Purwosari, Lawiyan, Surakarta. Stasiun yang terletak pada ketinggian +98 m dpl ini berada di Daerah Operasi 6 Yogyakarta.
Stasiun Purwosari dibangun pada tahun 1875, dan merupakan stasiun tertua di Surakarta. Pembangunannya ditangani oleh NISM. Stasiun Purwosari berada di wilayah Mangkunegaran.

6. Stasiun Solo Balapan (1873)
Stasiun Solo Balapan (kode: SLO, +93m) adalah stasiun induk di Kestalan dan Gilingan, Banjarsari, Surakarta yang menghubungkan Kota Bandung, Jakarta, Surabaya, serta Semarang. Stasiun ini didirikan oleh jaringan kereta api masa kolonial NIS pada abad ke-19 (tepatnya 1873)

5. Stasiun Kedungjati (1873)
Stasiun Kedungjati (KEJ) merupakan stasiun kereta api yang terletak di Kedungjati, Kedungjati, Grobogan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +36 m dpl ini berada di Daerah Operasi 4 Semarang. Stasiun Kedungjati diresmikan pada bulan 21 Mei 1873. Arsitektur stasiun ini serupa dengan Stasiun Willem I di Ambarawa, bahkan dulu beroperasi jalur KA dari Kedungjati ke Ambarawa, yang sudah tidak beroperasi pada tahun 1976. Pada tahun 1907, Stasiun Kedungjati yang tadinya dibangun dari kayu diubah ke bata berplester dengan peron berkonstruksi baja dengan atap dari seng setinggi 14,65 cm.

4. Stasiun Ambarawa (1873)
Museum Kereta Api Ambarawa adalah sebuah stasiun kereta api yang sekarang dialihfungsikan menjadi sebuah museum di Ambarawa, Jawa Tengah yang memiliki kelengkapan kereta api yang pernah berjaya pada zamannya. Salah satu kereta api uap dengan lokomotif nomor B 2502 dan B 2503 buatan Maschinenfabriek Esslingen sampai sekarang masih dapat menjalankan aktivitas sebagai kereta api wisata. Kereta api uap bergerigi ini sangat unik dan merupakan salah satu dari tiga yang masih tersisa di dunia. Dua di antaranya ada di Swiss dan India. Selain koleksi-koleksi unik tadi, masih dapat disaksikan berbagai macam jenis lokomotif uap dari seri B, C, D hingga jenis CC yang paling besar (CC 5029, Schweizerische Lokomotiv und Maschinenfabrik) di halaman museum.

3. Stasiun Lempuyangan (1872)
Stasiun Lempuyangan (kode: LPN, +114 m dpl) adalah stasiun kereta api yang terletak di Kota Yogyakarta, berjarak sekitar 1 km di sebelah timur dari stasiun utama di kota ini, yaitu Stasiun Yogyakarta. Stasiun yang didirikan pada tanggal 2 Maret 1872 ini melayani pemberhentian semua KA ekonomi yang melintasi Yogyakarta. Stasiun Lempuyangan beserta dengan rel yang membujur dari barat ke timur merupakan perbatasan antara Kecamatan Gondokusuman di utara dan Danurejan di selatan.

2. Stasiun Semarang Tawang (1868)
Stasiun Semarang Tawang (kode SMT) adalah stasiun induk di Tanjung Mas, Semarang Utara, Semarang yang melayani kereta api eksekutif dan bisnis. Kereta api ekonomi tidak singgah di stasiun ini. Stasiun ini merupakan stasiun kereta api besar tertua di Indonesia setelah Semarang Gudang dan diresmikan pada tanggal 19 Juli 1868 untuk jalur Semarang Tawang ke Tanggung. Jalur ini menggunakan lebar 1435 mm. Pada tahun 1873 jalur ini diperpanjang hingga Stasiun Solo Balapan dan melanjut hingga Stasiun Lempuyangan di Yogyakarta.

1. Stasiun Semarang Gudang / Tambaksari (1864)
Stasiun ini dibangun pada tanggal 16 Juni 1864 yang diresmikan oleh Gubernur Jenderal Baron Sloet van de Beele. Untuk pengoperasian rute ini, pemerintah Belanda menunjuk Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), salah satu markas NIS yang sekarang dikenal sebagai Gedung Lawang Sewu. Dan tepatnya pada 10 Agustus 1867 sebuah kereta meluncur untuk pertama kalinya di stasiun ini.

admin 17 Mar, 2012


-
Source: http://www.jelajahunik.us/2012/03/10-stasiun-kereta-api-tertua-di.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Dahsyatnya Manfaat Sayur Pare Di Balik Rasa Pahit

Hayo.. Siapa yang tidak tahu dengan yang namanya Pare? Tanaman yang mempunyai nama latin Momordica Charantia L ini memang salah satu jenis tanaman yang mempunyai rasanya pahit. Tapi ternyata di balik rasanya yang pahit itu tersimpan banyak sekali manfaat untuk kesehatan.
Tanaman Pare ini berasal dari kawasan Asia Tropis namun tidak dapat diketahui sejak kapan tanaman ini masuk ke wilayah Indonesia. Pare biasanya ditanam di lahan pekarangan atau di sawah bekas padi sebagai penyelang pada musim kemarau. Tanaman pare termasuk dalam kategori tanaman herba menjalar yang hanya berumur satu tahun.
http://gugling.com/wp-content/uploads/2012/03/buah-pare-300x177.jpg

MANFAAT TANAMAN PARE
a. Dapat merangsang nafsu makan
b. Dapat menyembuhkan penyakit kuning
c. Memperlancar pencernaan
d. Obat malaria
e. Dapat menurunkan kadar gula
f. Memperlambat virus HIV-Aids
g. Dengan kandungan vitamin C 120ml/100 gram. Pare dapat berfungsi juga menjaga kecantikan kulit.
h. Melawan sel kanker
i. Mencegah kanker payudara
Selain buah pare, daun pare juga mempunyai manfaat yang tidak kalah dengan buahnya:
a. Dapat menyembuhkan mencret pada bayi
b. Membersihkan darah bagi wanita yang baru melahirkan
c. Dapat menurunkan panas
d. Dapat mengeluarkan cacing kremi
e. Dapat menyembuhkan batuk
Walaupun pare memiliki khasiat yang luar biasa, sebaiknya jangan mengkonsumsi pare secara berlebihan, terutama bagi wanita hamil. Menurut penelitian pada sebuah percobaan terhadap tikus hamil, pemberian jus pare dapat menimbulkan keguguran. Sebaiknya konsultasikan hal tersebut kepada dokter Anda.
Menurut penelitian lainnya, tanaman pare dapat membuat turunnya jumlah sperma. Dengan kata lain pare dapat dikatakan menjadi obat KB alami bagi pria karena mengandung zat antifertilitas.


sumber

admin 17 Mar, 2012


-
Source: http://www.jelajahunik.us/2012/03/dahsyatnya-manfaat-sayur-pare-di-balik.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com